Selasa, 28 Januari 2014

Light Grafity

Selamat malam Sahabat ArtAcC

Daripada bete malam ini mikirin kerjaan sama cinta mending bagi informasi ajah dulu deh sbentar.hhehe
buat yang belom tau simak ya.... dan buat kalian yang sudah tauu ktinggalan dong ane. :( huhhu

B.U.L.B (Barudak Urban Light Bandung) satu komunitas anak bangsa yang berkarya membuat seni rupa dengan media yang cukup unik dan tidak biasa.....
ya bagaimana tidak, kebanyakan orang atau umumnya orang itu melukis menggunakan cat sebagai bahannya, tapi ini beda mereka melukis pake cahaya sebagai pengganti catnya.....
gila gak tuh???
gimana caranya......????
penasaran ya.........hhahhahha
yasudah daripada penasaran liatin ajh nih FPnya masuk link ini https://www.facebook.com/pages/BULB-Barudak-Urban-Light-Bandung/149605285089099
biar skalian juga kalo pngen tanya-tanya silahkan disana tempatnya....

ini mungkin bukan hal yang baru tapi di indonesia ini ane rasa masih jarang komunitas kayak gini
jadi wajar dong kalo ane bilang emeziiiiiiiiiiiiiiiiiiiing.hhehhe
dan yang pasti ini membuktikan anak bangsa ini juga bisa kreatif. :P

Jumat, 25 Januari 2013

unsur-unsur teknik vocal



TEKNIK VOCAL adalah : Cara memproduksi suara yang baik dan benar, sehingga suara yang keluar terdengar jelas, indah, merdu, dan nyaring.

UNSUR-UNSUR TEKNIK VOCAL :
  1. Artikulasi, adalah cara pengucapan kata demi kata yang baik dan jelas.
  2. Pernafasan adalah usaha untuk menghirup udara sebanyak-banyaknya, kemudian disimpan, dan dikeluarkan sedikit demi sedikit sesuai dengan keperluan.
Pernafasan di bagi tiga jenis, yaitu :
Pernafasan Dada: cocok untuk nada-nada rendah, penyanyi mudah lelah.
Pernafasan Perut: udara cepat habis, kurang cocok digunakan dalam menyanyi, karena akan cepat lelah.
Pernafasan Diafragma: adalah pernafasan yang paling cocok digunakan untuk menyanyi, karena udara yang digunakan akan mudah diatur pemakaiannya, mempunyai power dan stabilitas vocal yang baik.
  1. Phrasering adalah : aturan pemenggalan kalimat yang baik dan benar sehingga mudah dimengerti dan sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku.
  2. Sikap Badan : adalah posisi badan ketika seseorang sedang nyanyi, bisa sambil duduk, atau berdiri, yang penting saluran pernafasan jangan sampai terganggu.
  3. Resonansi adalah : usaha untuk memperindah suara dengan mefungsikan rongga-rongga udara yang turut bervibrasi/ bergetar disekitar mulut dan tenggorokan.
  4. Vibrato adalah : Usaha untuk memperindah sebuah lagu dengan cara memberigelombang/ suara yang bergetar teratur, biasanya di terapkan di setiap akhir sebuah kalimat lagu.
  5. Improvisasi adalah usaha memperindah lagu dengan merubah/menambah sebagian melodi lagu dengan profesional, tanpa merubah melodi pokoknya.
  6. Intonasi adalah tinggi rendahnya suatu nada yang harus dijangkau dengan tepat.
Syarat-syarat terbentuknya Intonasi yang baik :
Pendengaran yang baik
Kontrol pernafasan
Rasa musical.
NADA adalah bunyi yang memiliki getaran teratur tiap detiknya.
SIFAT NADA ADA 4 (EMPAT) :
  1. FITCH yaitu ketepatan jangkauan nada.
  2. DURASI yaitu lamanya sebuah nada harus dibunyikan
  3. INTENSITAS NADA yaitu keras,lembutnya nada yang harus dibunyikan.
  4. TIMBRE yaitu warna suara yang berbeda tiap-tiap orang.
AMBITUS SUARA adalah luas wilayah nada yang mampu dijangkau oleh seseorang.
Seorang penyanyi professional harus mampu menjangkau nada-nada dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi sesuai dengan kemampuannya.
CRESCENDO adalah suara pelan berangsur-angsur keras.
DESCRESCENDO adalah suara keras berangsur-angsur pelan.
STACATO adalah suara dalam bernyanyi yang terpatah-patah.
SUARA MANUSIA DIBAGI 3 (TIGA) :
  1. Suara Wanita Dewasa ;
Sopran (suara tinggi wanita)
Messo Sopran (suara sedang wanita)
Alto (suara rendah wanita)
  1. Suara Pria Dewasa :
Tenor (suara tinggi pria)
Bariton (suara sedang pria)
Bas (suara rendah pria)
  1. Suara Anak-anak :
Tinggi
Rendah.
TANGGA NADA DIATONIS adalah rangkaian 7 (tujuh) buah nada dalam satu oktaf yang mempunyai susunan tinggi nada yang teratur.
Tangga Nada Diatonis Mayor adalah Tangga Nada yang mempunyai jarak antar nadanya 1 (satu) dan ½ (setengah).
Ciri-ciri tangga nada Diatonis Mayor :
  1. Bersifat riang gembira
  2. Bersemangat
  3. Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada Do = C
  4. Mempunyai pola interval : 1 , 1 , ½, 1 , 1 , 1, ½
Ciri-ciri Tangga nada Diatonis Minor :
  1. Kurang bersemangat.
  2. Bersifat sedih
  3. Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La = A
  4. Mempunyai pola interval : 1 , ½ , 1 , 1 , ½ , 1 , 1 .
Catatan : Teori ini kurang sesuai dengan musik Dangdut yang banyak berkembang di Indonesia.
Contoh Lagu yang bertangga nada Mayor : Maju Tak Gentar, Indinesia Raya, Hari merdeka, Halo-halo Bandung, Indonesia Jaya, Garuda Pancasila, Mars Pelajar.
Contoh Lagu yang bertangga nada Minor : Syukur, Tuhan, Gugur Bunga.
TANGGA NADA KROMATIS adalah tangga nada yang mempunyai jarak antar nadanya hanya ½ . Contoh : C – Cis – D – Dis- E – F – Fis – G – Gis – A – Ais – B
TANGGA NADA ENHARMNONIS adalah rangkaian tangga nada yang mempunyai nama dan letak yang berbeda, tetapi mempunyai tinggi nada yang sama.
Contoh : Nada Ais-Bes, Cis-Des, Gis-As, Dis-Es, Fis-Ges.
APRESIASI yaitu Totalitas kegiatan yang meliputi penglihatan, pengamatan, penilaian, dan penghargaan terhadap suatu karya seni.
BIRAMA adalah ketukan tetap yang berulang-ulang pada sebuah lagu. Contoh birama :
2/4 , 3/4 , 4/4 , 6/8
PADUAN SUARA adalah Penyajian musik vocal yang terdiri dri 15 orang atau lebih yang memadukan berbagai warna suara menjadi satu kesatuan yang utuh dan dapat menampakan jiwa lagu yang dibawakan.
JENIS-JENIS PADUAN SUARA :
  1. Paduan Suara UNISONO yaitu Paduan suara dengan menggunakan satu suara.
  2. Paduan Suara 2 suara sejenis, yaitu paduan suara yang menggunakan 2 suara manusia yang sejenis, contoh : Suara sejenis Wanita, Suara sejenis Pria, Suara sejenis anak-anak.
  3. Paduan Suara 3 sejenis S – S – A, yaitu paduan suara sejenis dengan menggunakan suara Sopran 1, Sopran 2, dan Alto.
  4. Paduan Suara 3 suara Campuran S – A – B, yaitu paduan suara yang menggiunakan 3 suara campuran , contoh : Sopran, Alto Bass.
  5. Paduan suara 3 sejenis T- T – B, yaitu paduan suara 3 suara sejenis pria dengan suara Tenor 1, Tenor 2, Bass.
  6. Paduan Suara 4 suara Campuran, yaitu paduan suara yang mengguanakan suara campuran pria dan wanita, dengan suara S – A – T – B. Sopran, Alto, Tenor, Bass.
DIRIGEN / CONDUCTOR adalah orang yang memimpin Paduan Suara.
Syarat-syarat seorang Dirigen/ Conductor yang baik :
  1. memiliki sifat kepemimpinan
  2. memiliki ketahanan jasmani yang tangguh
  3. sebaiknya sehat jasmani dan rohani
  4. simpatik
  5. menguasai cara latihan yang efektif
  6. memiliki daya imajinasi yang baik
  7. memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan bermain musik.
TANDA DINAMIK adalah tanda utuk menyatakan keras, lembutnya sebuah lagu yang dinyanyikan. Contoh-contoh Tanda Dinamik :
1. f : forte = keras
2. ff : fortissimo = sangat keras
3. fff : fortissimo assai = sekeras mungkin
4. mf : mezzo forte = setemgah keras
5. fp : forte piano = mulai dengan keras dan diikuti lembut
6. p : piano = lembut
7. pp : pianissimo = sangat lembut
8. ppp : pianissimo possibile = selembut mungkin
9. mp : mezzo piano = setengah lembut
PERUBAHAN TANDA DINAMIKA :
- Diminuendo (dim) : melembut
- Perdendosi : melembut sampai hilang
- Smorzzande : sedikit demi sedikit hilang
- Calando : mengurangi keras
- Poco a poco : sedikit demi sedikit / lambat laun
- Cresscendo : berangsur-angsur keras
- Decrsescendo : berangsur-angsur lembut
TANDA TEMPO adalah tanda yang diguakan untuk menunjukan cepat atau lambatnya sebuah lagu yang harus dinyanyikan. A.TANDA TEMPO CEPAT :
1. Allegro : cepat
2. Allegratto : agak cepat
3. Allegrissimo : lebih cepat
4. Presto : cepat sekali
5. Presstissimo : secepat-cepatnya
6. Vivase : cepat dan girang
B. TANDA TEMPO SEDANG :
1. Moderato : sedang
2. Allegro moderato : cepatnya sedang
3. Andante : perlahan-lahan
4. Andantino : kurang cepat
C. TANDA TEMPO LAMBAT :
1. Largo : lambat
2. Largissimo : lebih lambat
3. Largeto : agak lambat
4. Adagio : sangat lambat penuh perasaan
5. Grave : sangat lambat sedih
6. Lento : sangat lambat berhubung-hubungan.
PERMATA / CORONA adalah tanda untuk menambah hitungan menurut selera.

Senin, 27 Agustus 2012

Tekhnik melukis

          Sebagai sebuah aktivitas seni, tentu saja terdapat beberapa teknik baku dalam lukis. Lukis sendiri dilakukan dengan menggunakan cat minyak. Bahkan dalam melukis objek yang paling sederhanapun tetap membutuhkan teknik supaya lukisan yang dihasilkan maksimal. Macam - macam teknik  tekhnik tersebut diantaranya : 

1.  Tekhnik Aquarel 
     adalah tehnik melukis dengan menggunakan cat air sebagai salah satu bahan dasarnya, selain cat pewarna.
pada saat kita menggunakan tehnik ini, zat pewarna kita campurkan dengan air pada satu tempat khusus yang dinamakan palette. pada saat mencampurkan pewarna ini, pewarna berbentuk pasta ditaruh dilubang palette dan diberi air sesuai kebutuhan.


  
2.   Tekhnik Pelakat
        tehnik melukis ini menggunakan cat minyak, nad poster, atau cat acrilik. dan pada saat kita menggunakan , dilakukan denga goresan yang tebal, sehingga menghasilkan warna yang pekat dan tebal.


  

3.  Tekhnik Semprot
      yaitu tehnik melukis yang menggunakan bahan cat cair yang disemprotkan dengan sprayer. dalam prosesnya kita menggunakan kompresor sebagai penekan udara semprotnya.


    
4.  Tekhnik Pointilis 
      tehnik melukis ini menggunakan unsur point atau titik-titik sebagai unsur pembentuk lukisan. poin -poin atau titik-titik terutama digunakan saat membuat obyek lukis yang gelap dan terang.

 https://encrypted-tbn3.google.com/images?q=tbn:ANd9GcRWg-ZkwrjcLxKa5ODHCu_Omu0eXaEwoYHtdHS92Zhsfaxs3saP3w   

5.   Tekhnik Tempera
       yaitu tehnik melukis yang dilakukan khusus pada dinding yang masih basah. sehingga dengan demikian, hasilnya akan menyatu dengan arsitaknya. 

   

6.  Tekhnik Kolase
      yaitu tehnik melukis dengan memotong kertas menjadi beberapa bagian, lalu potongan kertas tersebut kita tempel pada bidang lukis sehingga membentuk sebuah lukisan yang kita inginkan, khususnya lukisan realis tetapi dapat juga abstrak. 



sj-collage.jpg


7.  Tekhnik Mozaik
     yaitu tehnik melukis yang dilakukan dengan cara menempel benda-benda tiga dimensi yang ditata dan diatur sedemikian rupa sehingga menghasilkan lukisan. ada juga yang mengatakan behwa tehnik mozaik merupakan tehnik melukis yang dilakukan dengan memotong lukisan menjadi beberapa bagian dan selanjutnya lukisan tersebut disatukan lagi menjadi lukisan utuh.

 

Rabu, 22 Agustus 2012

Seni Musik


   
Musik sudah ada sejak sebelum tarikh Masehi. Peninggalan sejarah Mesir kuno memberikan bukti-bukti. Pada relief-relief batu Mesir kuno terdapat lukisan alat-alat musik. Dalam Injil “Kitab Kejadian” tertulis juga tentang musik. Musik terus berkembang sampai pada saat ini seiring dengan kemajuan kebudayaan dan teknologi. 

  1. Pengertian Musik
      Musik adalah suara yang disusun demikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan bunyi-bunyian. Walaupun musik adalah sejenis fenomena intuisi, untuk mencipta, memperbaiki dan mempersembahkannya adalah suatu bentuk seni.*wikipedia bahasa indonesia
      Pengetahuan musik tidak mengenal batas. Semakin dalam kita mempelajari musik, makin terasa masih sangat banyak masalah yang harus kita pelajari. itu makanya kenapa pengertrian musik sangat beragam da luas. Selain definisi musik di atas  masih banyak definisi-definisi tentang musik, diantaranya sbb:
  • Musik adalah pernyataan isi hati manusia yang diungkapkan dalam bentuk bunyi yang teratur dengan melodi dan ritme, serta mempunyai unsur harmoni yang indah.
  • Musik adalah bunyi yang dianggap enak oleh pendengarnya.
  • Musik adalah bunyi yang dihasilkan secara sengaja oleh seorang atau kumpulan dan disajikan sebagai musik.
Dan dari beberapa definisi musik diatas dapat saya simpulkan bahwa musik menurut saya adalah ekspresi jiwa manusia yang dituangkan dalam bentuk suara dan disusun dengan unsur melodi, ritme. sehingga menghasilkan Harmoni yang indah.

Menurut bentuknya musik dapat dibedakan menjadi 3 macam
  • MusicVocal : musik yang dinyanyikan dengan suara manusia
  • Music Instrumental : musik yang dinyanyikan dengan alat-alat musik saja
  • Music Campuran : perpaduan suara manusia (vocal) dengan musik instrumental yang dimainkan bersamaan.
    2.  Jenis Alat Musik

Alat musik dibedakan menjadi 5 macam menurut sumber suaranya, al.
  • Idiofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari bahan dasarnya. Contoh: kulintang, drums, bongo, kabasa, angklung
  • Aerofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari hembusan udara pada rongga. Contoh: flute, terompet, harmonika, trombone.
  • Chordofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari dawai. Contoh: bass, gitar, biola, gitar, sitar, piano, kacapi
  • Membranofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya dari selaput atau membran. contoh : tifa, drum, kendang, tam-tam, rebana
  • Elektrofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya dibangkitkan oleh tenaga listrik (elektronik). Contoh : keyboard, gitar listrik, bass elektrik
 #from various sources

Senin, 20 Agustus 2012

Membatik

Alat dan Proses Pembuatan Batik Tulis

Menurut proses pembuatannya, tehnik membatik dibedakan menjadi batik tulis, batik printing, dan batik cap. namun yang akan coba kita pelajari sekarang adalah proses pembuatan batik tulis.
Berikut ini adalah proses pembuatan batik tulis:

Alat- alat yang diperlukan:
  • Canting > canting adalah alat untuk membatik. Biasanya terbuat dari bahan tembaga yang ujungnya menyerupai paruh burung
  • Gawangan > adalah tempat untuk meletakkan kain yang akan dibatik. Gawangan dapat terbuat dari kayu atau bambu
  • Wajan > berupa wajan kecil untuk mencairkan malam atau lilin. Wajan ini bisa terbuat dari tembaga atau tanah liat
  • Anglo / kompor kecil > digunakan untuk memanaskan wajan
  • Malam/lilin > malam batik terbuat dari campuran berbagai jenis bahan yang berupa gondorukem, lemak minyak kelapa, dan parafin
  • Bahan/Zat pewarna > biasa juga disebut sebagai wedel atau tom
Proses pembuatan batik tulis:
  1. Siapkan kain, buat motif diatas kain dengan menggunakan pensil
  2. Setelah motif selesai dibuat, sampirkan kain pada gawangan
  3. Nyalakan kompor/anglo. Taruh malam/lilin ke dalam wajan dan panaskan wajan dengan api kecil sampai malam mencair sempurna. Biarkan api tetap menyala kecil
  4. Mulailah membatik dengan cara ambil sedikit malam cair dengan menggunakan canting, tiup-tiup sebentar biar tidak terlalu panas, kemudian goreskan canting dengan mengikuti motif yang telah ada. Hati-hati jangan sampai malam yang cair menetes diatas permukaan kain karena akan mempengarufi hasil motif batik
  5. Setelah semua motif tertutup malam, maka proses selanjutnya adalah proses pewarnaan
  6. Siapkan bahan pewarna di dalam ember, kemudian celupkan kainnya ke dalam larutan pewarna dengan menggunakan kuas, ulangi sampai beberapa kali.
  7. Tahap selanjutnya adalah proses penghilangan lilin batik dengan cara pengerakan dan melarod
  8. Tahap terakhir dari proses pembuatan batik ini adalah proses pencucian dan penjemuran.
Proses Pembuatan Batik

Secara umum proses pembuatan batik melalui 3 tahapan yaitu pewarnaan, pemberian malam(lilin) pada kain dan pelepasan lilin dari kain.
Kain putih yang akan dibatik dapat diberi warna dasar sesuai selera kita atau tetap berwarna putih sebelum kemudian di beri malam. Proses pemberian malam ini dapat menggunakan proses batik tulis dengan canting tangan atau dengan proses cap. Pada bagian kain yang diberi malam maka proses pewarnaan pada batik tidak dapat masuk karena tertutup oleh malam (wax resist). Setelah diberi malam, batik dicelup dengan warna. Proses pewarnaan ini dapat dilakukan beberapa kali sesuai keinginan, berapa warna yang diinginkan.
Jika proses pewarnaan dan pemberian malam selesai maka malam dilunturkan dengan proses pemanasan. Batik yang telah jadi direbus hingga malam menjadi leleh dan terlepas dari air. Proses perebusan ini dilakukan dua kali, yang terakhir dengan larutan soda ash untuk mematikan warna yang menempel pada batik, dan menghindari kelunturan. Setelah perebusan selesai, batik direndam air dingin dan dijemur.

Langkah-Langkah Membatik

1. Desain
Desain adalah menggambar pola hias pada kertas gambar. Setelah itu gambar pola hias tadi dipindah ke kain dengan menggunakan pesil gambar.

2. Persiapan
Hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam membatik adalah bahan atau kain yang sudah digambari, lilin, pewarna, serta alat barupa canting, kuas, wajan, dan kompor atau anglo.

3. Proses
Proses membatik terdiri dari beberapa langkah seperti di bawah ini :
  1. Lilin yang sudah mencair diambil dengan canting.
  2. Menuangkan lilin dalam canting melalui carat di atas permukaan kain sesuai dengan garis gambar. Kalau perlu, carat ditutup agar lilin tidak menyumbat.
  3. Kain diberi isen-isen (isian berupa titik, garis, bidang, tekstur) dengan lilin.
  4. Kain dicelupkan pada wadah yang sudah ada pewarnanya, kemudian dicelupkan pada wadah yang berisi larutan garam.
  5. Kain ditutupi dengan lilin pada bidang gambar yang dikehendaki untuk warna pertama.
  6. Kain dicelupkan pada wadah yang sudah ada pewarnanya, kemudian dicelupkan lagi pada wadah yang berisi larutan garam.\
  7. Kain ditutup dengan lilin pada bidang gambar yang dikehendakiuntuk warna kedua.
  8. Kain dicelupkan pada wadah yang sudah ada pewrnanya, kemudian dicelupkan lagi pada wadah yang berisi larutan garam.
  9. Kain ditutupi dengan lilin pada bidang gambar yang dikehendaki untuk warna ketiga.
  10. Kain dicelupkan pada wadah yang sudah ada pewarnanya, kemudian dicelupkan lagi pada wadah yang berisi larutan garam. Mewarnai batik dimulai dari warna yang paling muda menuju warna yang paling tua misal : kuning > jingga > hijau > biru > merah > cokelat > merah hati > hitam. Jika menghendaki satu warna cukup dicelup satu kali saja.
  11. Kain dimasukan ke dalam dandang yang berisi air mendidih dan soda abu untuk melarutkan lilin.
  12. Menghilangkan lilin yang melekat pada kain dengan seterika beralaskan kertas koran.

4. Pekerjaan Akhir
Pekerjaan akhir membatik terdiri dari beberapa langkah sebagai berikut :
  1. Mengeringkan kain batik yang masih basah di tempat yang teduh. gunanya agar batik menjadi lebih ”keluar”.
  2. Membingkai batik lukis pada kayu spanram. Ini dilakukan bila kain batik hendak dijadikan hiasan dinding.
  3. Melipat dan menyimpan kain batik tulis pada tempatnya. Akan lebih baik lagi bila kain batik itu disimpan dengan cara menyampirkannya pada sebilah kayu sehingga tidak cepat rusak akibat terlipa-lipat

#from various sources

Reklame


      
(Contoh Reklame)
A.       Pengertian Reklame
Reklame berasal dari bahasa latin, Yaitu clamo atau clamos yang artinya menyerukan dan mendapat awalan re- menjadi reklamo atau reklame. Awalan re- menyatakn perulangan, maka reklamo atau reklame artinya “menyerukan berulang-ulang”. Istilah lain dari menyerukan adalah mempromosikan sesuatu yang berkaitan dengan barang dagangan.
menurut wikipedia bhs. indonesia reklame adalah Iklan atau dalam bahasa Indonesia formalnya pariwara adalah promosi benda seperti meja baru, jasa seperti kantor pos, tempat usaha dan ide yang harus dibayar oleh sebuah sponsor. Pemasaran melihat klanik sebagai bagian dari strategi promosi secara keseluruhan. Komponen lainnya dari promosi termasuk publisitas, relasi publik, penjualan, dan promosi penjualan.
      Seni reklame dapat dibedakan menjadi dua yaitu: reklame dua dimensi dan reklamo tiga dimensi.  Reklame dua dimensi adalah reklame yang hanya memiliki ukuran panjang dan lebar serta gambar dan hurufnya biasa, sedangkan reklame tiga dimensi adalah reklame yang menggunakan huruf timbul atau yang dibuat seperti patung dan relief

B.       Bentuk – bentuk reklame
Menurut bentuknya reklame dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu reklame audio, reklame visual, dan reklame audio visual

1.       Reklame audio ialah reklame yang dinikmati dengan pendengaran . Misalnya iklan lewat radio yang penyiarannya dilakukan berulang – ulang serta diiringi lagu – lagu.
2.       Reklame visual ialah reklame yang dinikmati dengan penglihata. Contohnya papan nama, papan reklame, poster, brosur, folder (kertas lipat), catalog, spanduk dan pamphlet.
3.       Reklame audio visual ialah reklame yang dinikmati dengan penglihatan dan pendengaran. Contohnya iklan dan trailer di televise atau di bbioskop.

C.       Jenis Jenis Reklame
1.       Reklame strategis
Biasanya dipasang pada tempat-tempat pertunjukan
2.       Reklame informasi
Reklame ini bersifat suatu pemberitahuan. Reklame ini banyak terdapat di majalah, surat kabar, atau di pinggir jalan.

D.       Bentuk-Bentuk Huruf Reklame

            Huruf merupakan faktor terpenting dalam pembuatan reklame. Dengan menuliskan huruf-huruf dengan jelas dan menarik, maka tujuan dari sebuah reklame akan tercapai. Dalam membuat reklame sebaiknya di awali dengan berlatih menulis huruf balok. Huruf balok merupakan huruf yang jelas dan mudah ditulis. Huruf balok juga disebut huruf persegi panjang dengan perbandingan sebagai berikut.
Tinggi : Lebar = 5:3
Khusus Huruf U,  tinggi : lebar = 5 : 4
Khusus Huruf W, tinggi : lebar = 5 : 5